Kamis, 17 November 2011

DILAPANGAN KITA MUSUH NAMUN DILUAR LAPANGAN KITA SAHABAT

dalam sebuah permainan pasti akan ada yang kalah maupun yang menang.namun sebuah kekalahan tidak boleh kita sesali karena pasti akan ada kemenangan yang akan kita dapatkan dipertandingan selanjutnya.namun biasanya jika seseorang atau tim mengalami kekalahan maka orang atau tim tersebut akan kecewa.namun sebaiknya tidak seperti itu karena sebuah kekalahan adalah kemenangan yang tertunda.namun yang sudah menang janganlah meyombongkan diri.walaupun perasaan orang atau tim yang sudah memenangkan pertandingan tersebut sangat-sangatlah senang namun jangan menyombongkan diri terlebih dahulu.karena jika orang ataupun tim yang menang tersebut menyombongkan diri maka orang atau tim tersebut akan mengalami kekalahan yang tidak diduga.namun biasanya orang ataupun tim yang sudah memenangkan pertandingan yang ia ikuti pasti orang ataupun tim tersebut akan menyombongkan diri dengan mengatakan " saya/kami sudah menang.kalian semua tidak ada apa-apanya".itu sangat menyakiti perasaan dari orang/tim yang sudah kalah.dan itu sebenarnya tidak boleh dalam suatu pertandingan.dalam suatu pertandingan harus bersikap fair play sikap itu harus kita lakukan dalam pertandingan yang kita ikuti.dan jika orang ataupun tim yang sudah kalah jangan sampai memusuhi orang atau tim yang sudah memenangkan pertandingan yang telah ia ikuti.dilapangan jadi musuh namun diluar  lapangan bersahabat itu lah yang namanya persaingan yang sangat profesional tidak dilapangan musuh diluar lapangan juga musuh.itu namanya tidak profesional.
"dilapangan kita musuh namun diluar lapangan kita sahabat"

Senin, 11 Juli 2011

AKHLAK

Rasulullah saw.pernah bersabda.
"bertakwalah kamu kepada Allah dimanapun kamu berada,ikutilah kesalahanmu dengan kebaikan niscaya ia akan menghapuskannya,,dan pergaulillah manusia dengan akhlak yang terpuji.( H.R Tirmidzi ).
dalam hadits tersebut kita dapat mengambil hikmahnya.yaitu kita harus bertakwa kepada Allah swt.dimanapun kita berada dan kita harus selalu berbuat baik ketimbang berbuat kesalahan.dan juga kita harus berakhlak baik kepada manusia dengan akhlak yang baik.karena sesungguhnya jika kita berakhlak tercela kepada sesama manusia maka kita akan dijauhi oleh mereka.berakhlak terpuji sangat penting buat kita.kita juga harus berakhlak kepada tetangga kita dengan akhlak yang terpuji.karena tetangga adalah orang yang paling dekat dengan kita.berakhlak juga ada 2 amacam yaitu berakhlak kepada Allah swt.serta berakhlak kepada manusia.berakhlak kepada Allah swt.contohnya adalah kita harus bertakwa kepada Dia dimanapun,kapanpun,dan dalam suasana apapun.berakhlak kepada manusia juga banyak macamnya.contohnya kita berbuat baik kepada tetangga dengan niat yang baik,tidak mengharap apapun dari mereka/imbalan dari mereka.biasanya kita jika ingin menolong tetangga kita pasti kita ada rasa pamrih.atau jika kita sudah menolong pasti kita ngomong seperti ini."saya kan sudah menolong anda,giliran anda yang nanti menolong saya".itu sebenarnya kata-kata yang tidak boleh kita ucapkan karena itu termasuk dalam kategori ria.perbuatan ria adalah perbuatan yang tidak disukai oleh Allah swt.
bagi kita tetangga mungkin sangat berguna.karena mereka bisa bantu kita kapan saja.
Rasulullah saw.juga bersabda:
"barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka jangan menyakiti tetangganya ( H.R Bukhori,muslim,dan ibnu majah )"
jadi kita harus menghormati tetangga kita jangan menyakitinya jika kita mengaku beriman kepada Allah swt.dan hari akhir.
Rasulullah saw.juga bersabda:
"Demi Allah tidak beriman,Demi Allah tidak beriman,Demi Allah tidak beriman.seseorang bertanya kepada Rasulullah saw."siapa ya Rasulullah ?".Rasulullah saw. mejawab."Yaitu orang yang tetangganya tidak aman dari gangguannya ( H.R  Bukhori )"
jadi orang yang disebut tidak beriman kepada Allah adalah orang yang selalu mengganggu tetangganya sendiri dan tidak pernah menolong tetangganya yang lagi kesusahan akibatnya ia dianggap tidak beriman kepada Allah dan pasti dijauhi oleh tetangganya.


Fastabiqul-khoirat






dari Qif Mujahidan Fiddin ( QMF20 ) (Qif Mujahidan Al - Kaumany )

Kamis, 09 Juni 2011

Qif Mujahidan Al - Kaumany: KEKURANGAN DAN KELEBIHAN MANUSIA

Qif Mujahidan Al - Kaumany: KEKURANGAN DAN KELEBIHAN MANUSIA: "setiap orang pasti mempunyai kekurangan.baik itu kekurangan fisik maupun mental.namun manusia juga mempunyai kelebihan.tidak cuma mempunyai ..."

Rabu, 01 Juni 2011

CARA MENCAPAI CITA - CITA YANG DIINGINKAN

dalam mencapai cita - cita kita butuh pengorbanan.jika kita tidak mau berusaha maka tidak akan bisa tercapainya cita - cita kita.semua orang pasti punya cita - cita masing - masing.dan pasti berbeda.jika orang yang ingin mencapai cita - citanya maka ia akan berjuang begitu keras tidak akan pernah menyerah.karena jika kita dian saja tidak berusaha maka kita tidak akan mencapai cita - cita yang akan kita inginkan.namun ada juga orang yang bercita - cita tetapi hanya diam dan tidak berusaha walaupun sebenarnya ia masih sehat.orang itu hanya bisa meminta kepada orang lain.dan harus dituruti semua yang apa ia inginkan dan ia juga merugikan orang lain dengan perbuatan yang biasa ia lakukan.ia tidak mau jika ia disuruh - suruh yang merugikan dirinya.itu orang yang tidak pantas kita tiru.jika kita tiru maka kita akan sesat dan memalukan diri kita sendiri.dan jika semua orang seperti itu maka generasi muda bangsa indonesia akan menjadi berantakan tidak akan pernah bisa memajukan negara kita ini yaitu negara Indonesia.Indonesia juga punya cita - cita yang masih sampai saat ini masih dikerjakan.yaitu menyejahterakan orang miskin yang tinggal dikolong jembatan.itu sebenarnya masih menjadi cita - cita negara Indonesia.dan Alhamdulillah nya jumlah kemiskinan di Indonesia semakin sedikit karena pemerintah membangun lapangan pekerjaan untuk para pengangguran.kita semua pasti mempunyai cita - cita baik yang sudah tercapai maupun belum tercapai.jadi kita harus berjuang keras demi mencapai cita - cita kita semua.pantang menyerah dan tak pernah berputus asa.kita juga harus selalu berdo'a kepada Allah swt.dan kita harus bersyukur jika kita sudah mencapai cita - cita kita semua.
sekian dari saya semoga bermanfaat.

Fastabiqul-khoirat.

dari Qif Mujahidan Fiddin ( QMF20 ) ( Qif Mujahidan Al - Kaumany )

Selasa, 31 Mei 2011

HUKUM MEMUTUSKAN TALI SILATURAHMI

semua orang dibumi ini adalah saudara.tidak terkecuali.karena kita adalah cucu dari Nabi Adam a.s.jadi jika kita ada yang bermusuhan dengan teman kita maka kita juga memusuhi saudara kita sendiri.haram hukumnya jika kita bermusuhan dengan saudara kita sendiri walaupun berbeda agama.seperi sabda Nabi saw.orang yang bermusuhan lebih dari 3 hari maka pintu surga buat dia sudah tertutup.jadi kita harus saling menyayangi kepada saudara kita.kita juga harus saling membantu sesama.dengan hati yang ikhlas.jangan meminta imbalan.kita tidak boleh memusuhi saudara kita sendiri apalagi sampai memutuskan tali silaturahmi.orang yang memutuskan tali silaturahmi adalah termasuk orang - orang yang mendustakan agama.orang yang mendustkan agama dijamin tidak akan masuk surga.
kenapa kita haram hukumnya memutuskan tali silaturahmi.selain berdasar sabda Rasulullah saw.pernah diriwayatkan sahabat Rasulullah saw (Baqir r.a).yang mendapat wasiat dari ayahnya (imam zainudin r.a) "janganlah duduk dengan lima jenis manusia.jangan berbicara dengan mereka,bahkan jangan berjalan bersamanya".
1. orang yang fasik,karena ia akan menjualmu hanya untuk sesuap makanan
2. orang bakhil,karena ia akan memutuskan hubungan disaat kita memerlukan
3. pembohong,karena ia senantiasa menipumu
4. orang bodoh,karena keinginan untuk memberi manfaat bagimu,namun karena kebodohannya ia justru merugikanmu
5. orang yang memutuskan tali silaturahmi,karenanya jangan berdekatan dengannya.
itu adalah contoh orang yang wajib kita jauhi.
perlu saya ingatkan lagi bahwa kita jangan sampai memutuskan tali silaturami dengan saudara kita karena itu adalah perbuatan yang tidak disukai oleh Allah swt.semua perbuatan yang tidak disukai oleh Allah swt.adalah perbuatan yang haram hukumnya jika kita lakukan.apalagi terus menerus kita lakukan.itu mebuat kita rugi didunia maupun akhirat.setelah kita mengalami penyesalan baru kita tahu gimana rasanya itu.ingat :penesalan akan datang terakhir kali".
sekian terima kasih.Fastabiqul-khoirat

dari Qif Mujahidan Fiddin ( QMF20 ) ( Qif Mujahidan Al - Kaumany ).

Senin, 30 Mei 2011

KEPEMIMPINAN ADALAH AMANAT DARI ALLAH SWT.

kekuasaan merupakan amanat dari Allah swt.jika kekuasaan adalah amanat dari Allah maka kita harus menjaganya.kita tidak boleh mengingkarinya.kekuasaan banyak macamnya diantaranya presiden,bupati,gubernur,dll.manusia diciptakan dibumi adalah untuk menjadi khalifah.khalifah artinya pemimpin.jadi jika ada seseorang menolak untuk dijadikan pemimpin.misalnya saja.ketua organisasi.maka ia sudah mengingkari amanat Allah swt.dosa baginya yang menolak dirinya untuk ditunjuk sebagai pemimpin.kita harus mau menjadi pemimpin.karena manusia diciptakan sebagai khalifah dibumi ini.tidak semua orang bisa menjadi ketua dalam perkumpulan atau yang lainnya.orang yang ditunjuk untuk menjadi seorang pemimpin/ketua pasti orang itu sangat hebat apa lagi orang itu bersedia menjadi seorang pemimpin.hanya orang - orang tertentu yang bisa seperti itu.sebenarnya menjadi pemimpin tidak mudah memang.mejadi pemimpin sangat berat.karena pemimpin harus bijaksana,jujur,sabar,dll.banyak orang yang melalaikannya dan menghianatinya.yang meninggalkan begitu saja.namun jika kita menjadi pemimpin kita harus selalu bersyukur kepada Allah swt.apa lagi bila kita mendapatkan apa yang kita dapatkan yang menguntungkan sebuah organsasi/yang lain.Allah bersabda dalam surat Ibrahim ayat 7 yang berbunyi

Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan: "Jika kamu bersyukur, Aku akan memberi tambahan (karunia) kepadamu; tetapi jika kamu tidak bersyukur, sungguh adzab-Ku dasyat sekali"

jadi kita harus bersyukur kepada Allah swt.jika kita mendapat suatu kesenangan yang juga menyenangkan suatu organisasi yang kita pimpin.pemimpin yang baik pasti bisa melindungi anggotanya dari suatu permasalahan.menjadi pemimpin juga harus membutuhkan pengorbanan yang  sangat hebat.jika kita tidak mau berkorban demi organisasi yang kita pimpin.berarti kita termasuk orang - orang penghianat.yang tidak bisa menjaga amanat yang sudah diserahkan kepada kita.sesengguhnya orang - orang yang menghianati orang lain maka azab Allah yang dahsyat akan menghampirimu.menjadi pemimpin juga harus sabar.walaupun ada permasalahan yang sangat berat tetapi kita harus sabar.dan tidak boleh pasrah begitu saja.sesungguhnya Allah bersama orang - orang yang sabar.kita jangan menambah masalah  lagi dengan kita membiarkan masalah yang masih menjadi sebauh kekisruhan diorganisasi kita.jadi kita harus mau menjadi sebuah pemimpin disebauh organisasi yang kita ikuti apalagi kita ditunjuk untuk menjadi seorang ketua.ingat manusia diciptakan dibumi ini untuk menjadi khalifah/pemimpin.sekian yang dapat saya sampaikan.

dari Qif Mujahidan Fiddin ( QMF ) ( Qif Mujahidan Al - Kaumany )



Sabtu, 28 Mei 2011

KEKURANGAN DAN KELEBIHAN MANUSIA

setiap orang pasti mempunyai kekurangan.baik itu kekurangan fisik maupun mental.namun manusia juga mempunyai kelebihan.tidak cuma mempunyai kekurangan tetapi juga mempunyai kelebihan.kekurangan mental manusia dapat dilihat dari bagaiman manusia itu melakukan perbuatan.baik itu perbuatan yang terpuji maupun yang tercela.kelebihan manusia juga dapat dilihat dari situ.jika perbuatan yang terpuji lebih banyak dilakukan maka itu adalah kelebihan dari seseorang manusia dan sebaliknya jika perbuatan tercela lebih banyak dilakukan dari pada perbuatan terpuji maka itu dapat kita bilang itu adalah kekurangan dari manusia.namun kebanyakan manusia lebih banyak melakukan perbuatan tercela dari pada perbuatan yang terpuji.kekurangan manusia tidak hanya kekurangan mental saja namun ada juga kekurangan fisik.contohnya.orang yang tidak punya tangan.namun otang yang seperti itu harus kita jaga jangan kita ejek - ejek/kita olok - olok.orang yang mempunyai kekurangan seperti itu juga jangan putus asa.orang yang seperti itu harus bersyukur kepada Allah swt.serta harus percaya diri.orang yang cacat badan belum tentu otakanya eror.bisa saja orang yang seperti itu lebih pintar dari pada orang yang normal.bahkan orang cacat bisa mengharukan nama Indonesia kedunia.mereka bisa menciptakan sesuatu yang mungkin kita belum bisa membuatnya.karena dari kebanyakan mereka adalah orang - orang yang cerdas.tidak seperti orang - orang biasa yang normal.yang selalu malas - malasan.mereka akan selalu berjuang untuk bisa mencapai cita - citanya.jadi kita sebagai orang yang normal jangan sekali - kali meremehkan orang cacat yang menurut kita adalah orang yang tidak berguna.kita harus jaga mereka jangan sampai mereka rendah diri.saya ingatkan tidak semua orang cacat menyusahkan kita.mereka malah bisa bikin bangga kita.dan mereka juga akan membantu kita jika kita dalam kesusahan.jadi saya ingatkan lagi.jangan pernah kita meremehkan orang yang cacat bahkan sampai menganggap mereka tidak berguna yang membuat mereka rendah diri dan akhirnya mereka melakukan perbuatan yang tidak baik yang membahayakan diri mereka.kita harus menjaga mereka serta membuat mereka percaya diri hingga mereka menjadi kebanggaan bagi kita.

Rabu, 11 Mei 2011

patah hati

semua orang pasti akan sakit jika ditinggal oleh orang yang dicintainya.semua orang pasti akan seperti itu.kenapa itu terjadi ?.kita mungkin tidak tahu kenapa itu bisa terjadi.apalagi orang itu sangat dekat dengan kita.seperti contohnya orang tua kita,saudara kita,pacar kita,suami,ataupun istri.pasti itu rasanya sangat sakit sekali.dan sakitnya bisa sampai beberapa hari.bisa juga sakit hati sampai menjalar menjadi demam.dan anehnya itu ga ada obatnya.ada mungkin satu obatnya.yaitu orang yang kita cintai.namun susah untuk mendapatkan oba itu dengan mudah.namun jika tidak diobati dengan itu tidak ada obat lainnya.tapi kita bisa mendapatkan obat itu caranya mudah namun menunggunya dengan sangat lama.cara itu adalah  sabar.mungkin kalau kita sudah merasa sakit karena patah hati pasti kita akan berdo'a dengan Allah swt. dengan khusyuk.dan pasti kita akan berbicara dalam hati seperi ini "andai waktu bisa diputar,semuanya tak akan terjadi.".dan anehnya jika kita sudah merasa mendapatkannya.kita tidak lagi berdo'a dengan Allah dengan sangat khusyuk.kenapa itu bisa terjadi Ya Allah ?.dan kenapa kebanyakan orang sering kali melakukan seperti itu Ya Allah ?.berilah aku petunjuk tentang semua ini Ya Rabb.Ya Allah berikanlah hidayah kepada orang - orang yang melakukan seperti itu.
kita juga akan susah melakukan apapun termasuk makan.kita.kita pasti akan susah makan yang mengakibatkan kesehatan kita terganggu.dan pasti kita akan memikirkan semua itu.dan jika orang yang tidak mengerti agama pasti akan melakukan hal - hal yang sangat mengkhawatirkan jiwanya.namun jika kita sudah mendapatkannya.pasti kita akan senang sekali sampai - sampai makan dengan lahabnya.tidak memikirkan efeknya.yang penting kita makan yang banyak.udah ga makan selama seminggu sich jadinya semuanya dimakan tidak melihat itu sehat atau tidak buat kita.

Senin, 09 Mei 2011

MANUSIA SEMPURNA

manusia adalah makhluk dibumi ini yang paling sempurna.namun kebanyakan manusia berbuat seperti bukan layaknya manusia.dan juga manusia pasti mengeluh dengan apa yang telah diberikan oleh Allah swt.harusnya manusia berusaha untuk bersyukur.kita harus merasa cukup dengan apa yang telah diberikan oleh Allah swt.jangan malah merasa kurang.karena Allah swt. pasti akan memberikan kecukupan kepada kita.sesungguhnya orang yang kaya adalah orang yang merasa kalau dirinya sudah cukup.sebagai mana Rasulullah saw. bersabda sebagai berikut :

 Abu Hurairah r.a. berkata: Bahwasanya para fakir miskin dari sahabat Muhajirin datang mengeluh kepada Rasulullah saw: Ya Rasulullah, orang-orang kaya telah memborong semua pahala dan tingkat-tingkat yang tinggi serta kesenangan yang abadi. Nabi saw bertanya: Mengapa demikian? Jawab mereka: Mereka sembahyang sebagaimana kami, dan puasa sebagaimana kami, dan mereka bersedekah sedang kami tidak dapat bersedekah, dan mereka memerdekakan budak, sedang kami tidak dapat memerdekakan budak. Rasulullah bersabda: Sukakah saya ajarkan kepada kamu amal perbuatan yang dapat mengejar mereka, dan tiada seseorang yang lebih utama dari kami kecuali yang berbuat seperti perbuatanmu? Jawab mereka: Baiklah ya Rasulullah. Bersabda Nabi: Membaca Tasbih dan takbir dan tahmid tiap selesai sembahyang 33 kali. Kemudian sesudah itu para fakir miskin itu kembali mnegeluh kepada Rasulullah saw: Ya Rasulullah, saudara-saudara kami orang kaya, mendengar perbuatan kami, maka mereka berbuat sebagaimana perbuatan kami. Maka sabda Nabi: Itulah kurnia Allah yang diberikannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya.(H.R Bukhori dan Muslim)

dapat kita simpulkan hadits diatas bahwa sebenarnya orang - orang miskin bisa menjadi orang kaya asalkan kita tetap bersyukur kepada Allah swt. serta membaca tasbih,takbir,serta tahmid.

jika kita sudah menjadi orang kaya maka kita jangan sombong.karena itu adalah perbuatan yang sangat tercela.jangan sampai kita meniru sifat qarun.yang menjadi sombong akibat kekayaannya.dan mengakibatkan kehancuran terhadap dirinya serta hartanya
Allah wt. berfirman dalam surat Al - Ankabut.

Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka diantara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu, kerikil dan diantara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan diantara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan diantara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.” (al-`Ankabut: 39-40)

kita bisa simpulkan bahwa orang - orang yang sombong akan disiksa oleh Allah swt.
jadi walau pun kita sudah menjadi orang kaya janganlah kita sombong seperti apa yang telah dilakukan oleh qarun.

Jumat, 06 Mei 2011

ARTI CINTA

semua orang pasti mempunyai cinta.karena semua orang mempunyai jodohnya masing - masing.namun kita susah untuk mengungkapkan kepada orang yang kita cintai tersebut.jika kita sudah mencintai seseorang pasti akan susah untuk melakukan hal - hal yang sering kita lakukan sehari - hari.baik itu yang berhubungan dengan kesehatan kita maupun tidak.apa lagi kita sedang merasakan pada waktu orang yang kita cintai sudah mempunyai pasangan.kita pasti akan merasakan sakitnya hati kita.apalagi orang yang kita cintai itu mengkhianati kita.pasti sakit sekali rasanya.mungkin ada juga yang menyerah dengan cara yang tragis.namun jika kita mengaku orang islam kita harus tabah,sabar,dan berserah diri kepada Allah swt.kita jangan sampai melakukan hal - hal yang sangat tercela hanya karena cinta.Allah pasti akan memberikan jalan kepada kita.tetapi kita tetap harus berusaha untuk tetap sabar.karena sesungguhnya Allah bersama orang - orang yang sabar.kita harus bisa mengendalikan diri kita masing - masing.ada yang menyebutkan kalau cinta itu buta.tetapi kita jangan sampai terjerat dalam cinta buta.karena itu perbuatan yang sangat tercela.walau pun kita sudah mendapatkan orang yang kita cintai tetapi kita harus tetap menjaga diri agar tidak terjerumus dalam cinta buta.kita harus melakuakan perbuatan yang tidak melanggar syari'at islam.karena saat ini masih banyak remaja - remaja yang melakukan hubungan layaknya suami - istri diluar nikah.yang mengakibatkan hamil diluar nikah.jika sudah seperti itu apa yang harus kita lakukan.kita akan malu kepada semua orang karena kita sudah mempunyai anak sebelum kita menikah.jadi janganlah kita sampai melakukan hal - hal yang dilarang dalam agam islam karena hanya masalah cinta.

DOSA YANG SERING DILAKUKAN MANUSIA

semua manusia pasti akan melakukan dosa.walau pun itu tanpa kita sadari.jangankan dosa kecil dosa besar saja sering dilakukan.semua manusia pasti akan melakukan itu.kecuali Rasulullah saw.manusia tidak akan terlepas dari dosa.baik dosa besar maupun dosa kecil.baik itu dilakukan dengan sengaja maupun tidak.contoh dosa yang sering kita lakukan setiap hari adalah berbohong.baik berbohong kepada orang tua,sahabat,pacar,suami,istri,atau pun teman.pasti itu kita lakukan.mungkin kita menganggap berbohong itu adalah hobi bagi kita.susah sepertinya untuk menghilangkannya.contoh dosa kedua adalah mengejek - ejek orang.itu yang sering kita lakukan.misalnya pada waktu kita melihat teman kesusahan.kita tidak menolong malahan mengejeknya yang membuat mereka sakit hati.kita mampu melihat teman kita kesusahan.tetapi jika kita merasa kesusahan pasti kita akan membutuhkan mareka.Rasulullah saw. bersabda:
عَÙ†ْ أبي Ø´ُرَÙŠْØ­ٍ Ù€ رَضِÙŠَ اللهُ عَÙ†ْÙ‡ُ Ù€ أنَّ النَّبِÙŠَّ Ù€ صلى الله عليه وسلم Ù€ قالَ : ” Ùˆَاللهِ لا ÙŠُؤْÙ…ِÙ†ُ . Ùˆَاللهِ لا ÙŠُؤْÙ…ِÙ†ُ . Ùˆَاللهِ لا ÙŠُؤْÙ…ِÙ†ُ . Ù‚ِيلَ : Ù…َÙ†ْ ÙŠَا رَسُÙˆْÙ„َ اللهِ ؟ قالَ : الَّذِÙŠ لا ÙŠَأمَÙ†ُ
جَارُÙ‡ُ بَÙˆَائِÙ‚ُÙ‡ُ ” .رواه البخاري

artinya:Dari Abu Syuraih r.a. bahwa Nabi Muhammad saw. bersabda, “Demi Allah, seseorang tidak beriman; demi Allah, seseorang tidak beriman; demi Allah, seseorang tidak beriman.” Ada yang bertanya, “Siapa itu, Ya Rasulallah?” Jawab Nabi, “Yaitu orang yang tetangganya tidak aman dari gangguannya.” (Bukhari)


hadits diatas adalah hadits tentang menyayangi tetangga.jadi kalau kita lihat teman kita sedang kesusahan jangan diejek - ejek tetapi kita tolong.itu adalah contoh dosa - dosa yang sering kita lakukan.sebenarnya masih banyak dosa yang sering kita lakukan.tetapi tidak saya sebutkan semuanya.kita hindari dosa itu.kita jangan menjadi islam KTP doang.ayo kita buktikan kalau kita itu bukan islam KTP.adalah orang - orang muslim.jadi hindarilah perbuatan yang mengandung dosa.perbaikilah amal ibadah kita.jangan malah menambahnya menjadi buruk.

Kamis, 05 Mei 2011

15 ALASAN MERINDUKAN RAMADHAN

Seperti seorang kekasih, selalu diharap-harap kedatangannya. Rasanya tak ingin berpisah sekalipun cuma sedetik. Begitulah Ramadhan seperti digambarkan sebuah hadits yang diriwayatkan Ibnu Khuzaimah, "Andaikan tiap hamba mengetahui apa yang ada dalam Ramadhan, maka ia bakal berharap satu tahun itu puasa terus." Sesungguhnya, ada apanya di dalam Ramadhan itu, ikutilah berikut ini:

1. Gelar taqwa
Taqwa adalah gelar tertinggi yang dapat diraih manusia sebagai hamba Allah. Tidak ada gelar yang lebih mulia
dan tinggi dari itu. Maka setiap hamba yang telah mampu meraih gelar taqwa, ia dijamin hidupnya di surga dan diberi kemudahan-kemudahan di dunia. Dan puasa adalah sarana untuk mendapatkan gelar taqwa itu. 
"Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa." (QS al-Baqarah: 183)
Kemudahan-kemudahan yang diberikan Allah kepada hambanya yang taqwa, antara lain:

a. Jalan keluar dari semua masalah
Kemampuan manusia amat terbatas, sementara persoalan yang dihadapi begitu banyak. Mulai dari masalah dirinya, anak, istri, saudara, orang tua, kantor dan sebagainya. Tapi bila orang itu taqwa, Allah akan menunjukkan jalan berbagai persoalan itu. Bagi Allah tidak ada yang sulit, karena Dialah pemilik kehidupan ini.

"..Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar." (QS. Ath Thalaaq: 2)
"..Dan barang siapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya." (QS. Ath Thalaaq: 4)

b. Dicukupi kebutuhannya
"Dan memberinya rezeki dari arah yang tak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya...."(QS. Ath Thalaaq: 3)

c. Ketenangan jiwa, tidak khawatir dan sedih hati
Bagaimana bisa bersedih hati, bila di dalam dadanya tersimpan Allah. Ia telah menggantungkan segala hidupnya kepada Pemilik kehidupan itu sendiri. Maka orang yang selalu mengingat-ingat Allah, ia bakal memperoleh ketenangan.

"Hai anak-anak Adam, jika datang kepadamu rasul-rasul daripada kamu yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-KU, maka barangsiapa bertaqwa dan mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (QS. al-A'raaf: 35)

2. Bulan pengampunan
Tidak ada manusia tanpa dosa, sebaik apapun dia. Sebaik-baik manusia bukanlah yang tanpa dosa, sebab itu tidak mungkin. Manusia yang baik adalah yang paling sedikit dosanya, lalu bertobat dan bernjanji tidak mengulangi perbuatan dosa itu lagi. Karena dosa manusia itu setumpuk, maka Allah telah menyediakan alat penghapus yang canggih. Itulah puasa pada bulan Ramadhan. Beberapa hadis menyatakan demikian, salah satunya diriwayatkan Bukhari Muslim dan Abu Dawud, "Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan karena keimanannya dan karena mengharap ridha Allah, maka dosa-dosa sebelumnya diampuni."

3. Pahalanya dilipatgandakan
Tidak hanya pengampunan dosa, Allah juga telah menyediakan bonus pahala berlipat-lipat kepada siapapun yang berbuat baik pada bulan mulia ini. Rasulullah bersabda, "Setiap amal anak keturunan Adam dilipatgandakan. Tiap
satu kebaikan sepuluh lipad gandanya hingga tujuh ratus lipat gandanya." (HR. Bukhari Muslim).
Bahkan amalan-amalan sunnah yang dikerjakan pada Ramadhan, pahalanya dianggap sama dengan mengerjakana amalan wajib (HR. Bahaiqi dan Ibnu Khuzaimah). Maka perbanyaklah amal dan ibadah, mumpung Allah menggelar obral pahala.

4. Pintu surga dibuka dan neraka ditutup
"Kalau datang bulan Ramadhan terbuka pintu surga, tertutup pintu neraka, dan setan-setan terbelenggu."(HR Muslim) Kenapa pintu surga terbuka? Karena sedikit saja amal perbuatan yang dilakuka n, bisa mengantar seseorang ke surga. Boleh diibaratkan, bulan puasa itu bulan obral. Orang yang tidak membeli akan merugi. Amal sedikit saja dilipatgandakan ganjarannya sedemikian banyak. Obral ganjaran itu untuk mendorong orang melakukan amal-amal kebaikan di bulan Ramadhan. Dengan demikian otomatis pintu neraka tertutup dan tidak ada lagi kesempatan buat setan menggoda manusia.

5. Ibadah istimewa
Keistimewaan puasa ini dikatakan Allah lewat hadis qudsinya, "Setiap amalan anak Adam itu untuk dirinya, kecuali puasa. Itu milik-Ku dan Aku yang membalasnya karena ia (orang yang berpuasa) meninggalkan syahwat dan makanannya karena Aku." (HR Bukhari Muslim) Menurut Quraish Shihab, ahli tafsir kondang dari IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, puasa dikatakan untuk Allah dalam arti untuk meneladani sifat-sifat Allah. Itulah subtansi puasa.

Misalnya, dalam bidang jasmani, kita tahu Tuhan tidak beristri. Jadi ketika berpuasa dia tidak boleh melakukan hubungan seks. Allah tidak makan, tapi memberi makan. Itu diteladani, maka ketika berpuasa kita tidak makan, tapi kita memberi makan. Kita dianjurkan untuk mengajak orang berbuka puasa. Ini tahap dasar meneladani Allah.

Masih ada tahap lain yang lebih tinggi dari sekedar itu. Maha Pemurah adalah salah satu sifat Tuhan yang seharusnya juga kita teladani. Maka dalam berpuasa, kita dianjurkan banyak bersedekah dan berbuat kebaikan. Tuhan Maha Mengetahui. Maka dalam berpuasa, kita harus banyak belajar. Belajar bisa lewat membaca al-Qur'an, membaca kitab-kitab yang bermanfaat, meningkatkan pengetahuan ilmiah.

Allah swt setiap saat sibuk mengurus makhluk-Nya. Dia bukan hanya mengurus manusia. Dia juga mengurus binatang. Dia mengurus semut. Dia mengurus rumput-rumput yang bergoyang. Manusia yang berpuasa meneladani Tuhan dalam sifat-sifat ini, sehingga dia harus selalu dalam kesibukan.

Perlu ditekankan meneladani Tuhan itu sesuai dengan kemampuan kita sebagai manusia. Kita tidak mampu untuk tidak tidur sepanjang malam, tidurlah secukupnya. Kita tidak mampu untuk terus-menerus tidak makan dan tidak minum. Kalau begitu, tidak makan dan tidak minum cukup sejak terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari saja.

6. Dicintai Allah
Nah, sesesorang yang meneladani Allah sehingga dia dekat kepada-Nya. Bila sudah dekat, minta apa saja akan mudah dikabulkan. Bila Allah telah mencintai hambanya, dilukiskan dalam satu hadis Qudsi, "Kalau Aku telah mencintai seseorang, Aku menjadi pendengaran untuk telinganya, menjadi penglihatan untuk matanya, menjadi pegangan untuk tangannya, menjadi langkah untuk kakinya." (HR Bukhari)

7. Do'a dikabulkan
"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, katakanlah bahwa Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang berdo'a apabila dia berdo'a, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku." (QS. al-Baqarah: 186)
Memperhatikan redaksi kalimat ayat di atas, berarti ada orang berdo'a tapi sebenarnya tidak berdo'a. Yaitu do'anya orang-orang yang tidak memenuhi syarat. Apa syaratnya? "maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku."

Benar, berdo'a pada Ramadhan punya tempat khusus, seperti dikatakan Nabi saw, "Tiga do'a yang tidak ditolak; orang berpuasa hingga berbuka puasa, pemimpin yang adil dan do'anya orang teraniaya. Allah mengangkat do'anya ke awan dan membukakan pintu-pintu langit. 'Demi kebesaranKu, engkau pasti Aku tolong meski tidak sekarang." (HR Ahmad dan Tirmidzi)

Namun harus diingat bahwa segala makanan yang kita makan, kecucian pakaian, kesucian tempat, itu punya hubungan yang erat dengan pengabulan do'a. Nabi pernah bersabda, ada seorang yang sudah kumuh pakaiannya, kusut rambutnya berdo'a kepada Tuhan. Sebenarnya keadaannya yang kumuh itu bisa mengantarkan do'anya dia diterima. Tapi kalau makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya yang dipakainya terambil dari barang yang haram, bagaimana bisa dikabulkan doa'nya?

Jadi do'a itu berkaitan erat dengan kesucian jiwa, pakaian dan makanan. Di bulan Ramadhan jiwa kita diasah hingga bersih. Semakin bersih jiwa kita, semakin tulus kita, semakin bersih tempat, pakaian dan makanan, semakin besar kemungkinan untuk dikabulkan do'a.

8. Turunnya Lailatul Qodar
Pada bulan Ramadhan Allah menurunkan satu malam yang sangat mulia. Saking mulianya Allah menggambarkan malam itu nilainya lebih dari seribu bulan (QS. al-Qadr). Dikatakan mulia, pertama lantaran malam itulah awal al-Qur'an diturunkan. Kedua, begitu banyak anugerah Allah dijatuhkan pada malam itu.
Beberapa hadits shahih meriwayatkan malam laulatul qodar itu jatuh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Seperti dirawikan Imam Ahmad, "Lailatul qadar adalah di akhir bulan Ramadhan tepatnya di sepuluhb terakhir, malam keduapuluh satu atau duapuluh tiga atau duapuluh lima atau duapuluh tujuh atau duapuluh sembilan atau akhir malam Ramadhan. Barangsiapa mengerjakan qiyamullail (shalat malam) pada malam tersebut karena mengharap ridha-Ku, maka diampuni dosanya yang lampau atau yang akan datang." 

Mengapa ditaruh diakhir Ramadhan, bukan pada awal Ramadhan? Rupanya karena dua puluh malam sebelumnya kita mengasah dan mengasuh jiwa kita. Itu adalah suatu persiapan untuk menyambut lailatul qodar.

Ada dua tanda lailatul qadar. Al Qur'an menyatakan, "Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat JIbril dengan izin Tuhan mereka untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan/kedamaian sampai terbit fajar. (QS al-Qadr: 4-5)

Malaikat bersifat gaib, kecuali bila berubah bentuk menjadi manusia. Tapi kehadiran malaikat dapat dirasakan. Syekh Muhammad Abduh menggambarkan, "Kalau Anda menemukan sesuatu yang sangat berharga, di dalam hati Anda akan tercetus suatu bisikan, 'Ambil barang itu!' Ada bisikan lain berkata, 'Jangan ambil, itu bukan milikmu!' Bisikan pertama adalah bisikan setan. Bisikan kedua adalah bisikan malaikat." Dengan demikian, bisikan malaikat selalu mendorong seseorang untuk melakukan hal-hal positif. Jadi kalau ada seseorang yang dari hari demi hari sisi kebajikan dan positifnya terus bertambah, maka yakinlah bahwa ia telah bertemu dengan lailatul qodar.

9. Meningkatkan kesehatan
Sudah banyak terbukti bahwa puasa dapat meningkatkan kesehatan. Misalnya, dengan puasa maka organ-organ pencernaan dapat istirahat. Pada hari biasa alat-alat pencernaan di dalam tubuh bekerja keras. Setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh memerlukan proses pencernaan kurang lebih delapan jam. Empat jam diproses di dalam lambung dan empat jam di usus kecil (ileum). Jika malam sahur dilakukan pada pukul 04.00 pagi, berarti pukul 12 siang alat pencernaan selesai bekerja. Dari pukul 12 siang sampai waktu berbuka, kurang lebih selama enam jam, alat pencernaan mengalami istirahat total.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ahli kesehatan, ternyata dengan berpuasa sel darah putih meningkat dengan pesat sekali. Penambahan jumlah sel darah putih secara otomatis akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Menghambat perkembangan atau pertumbuhan bakteri, virus dan sel kanker. Dalam tubuh manusia terdapat parasit-parasit yang menumpang makan dan minum. Dengan menghentikan pemasukan makanan, maka kuman-kuman penyakit seperti bakteri-bakteri dan sel-sel kanker tidak akan bisa bertahan hidup. Mereka akan keluar melalui cairan tubuh bersama sel-sel yang telah mati dan toksin.

Manfaat puasa yang lain adalah membersihkan tubuh dari racun kotoran dan ampas, mempercepat regenasi kulit, menciptakan keseimbangan elektrolit di dalam lambung, memperbaiki fungsi hormon, meningkatkan fungsi organ reproduksi, meremajakan atau mempercepat regenerasi sel-sel tubuh, meningkatkan fungsi fisiologis organ tubuh, dan meningkatkan fungsi susunan syaraf.

10. Penuh harapan
Saat berpuasa, ada sesuatu yang diharap-harap. Harapan itu kian besar menjelang sore. Sehari penuh menahan lapar dan minum, lalu datang waktu buka, wah... rasanya lega sekali. Alhamdulillah. Itulah harapan yang terkabul. Apalagi harapan bertemu Tuhan, masya' Allah, menjadikan hidup lebih bermakna. "Setiap orang berpuasa selalu mendapat dua kegembiraan, yaitu tatkala berbuka puasa dan saat bertemu dengan Tuhannya." (HR. Bukhari).

11. Masuk surga melalui pintu khusus, Rayyaan
"Sesungguhnya di surga itu ada sebuah pintu yang disebut rayyan yang akan dilewati oleh orang-orang yang berpuasa pada hari kiamat nanti, tidak diperbolehkan seseorang melewatinya selain mereka. Ketika mereka dipanggil, mereka akan segera bangkit dan masuk semuanya kemudian ditutup." (HR. Bukhari)

12. Minum air telaganya Rasulullah saw 
"Barangsiapa pada bulan Ramadhan memberi makan kepada orang yang berbuka puasa, maka itu menjadi ampunan bagi dosa-dosanya, dan mendapat pahala yang sama tanpa sedikit pun mengurangi pahala orang lain. Mereka (para sahabat) berkata, 'Wahai Rasulullah, tidak setiap kami mempunyai makanan untuk diberikan kepada orang yang berbuka puasa.' Beliau berkata, 'Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi buka puasa meski dengan sebutir kurma, seteguk air, atau sesisip susu...Barangsiapa memberi minum orang yang berpuasa maka Allah akan memberinya minum seteguk dari telagak dimana ia tidak akan haus hingga masuk surga." (HR. Ibnu Khuzaimah dan Baihaqi)

13. Berkumpul dengan sanak keluarga
Pada tanggal 1 Syawal ummat Islam merayakan Hari Raya Idhul Fitri. Inilah hari kemenangan setelah berperang melawan hawa nafsu dan syetan selama bulan Ramadhan. Di Indonesia punya tradisi khusus untuk merayakan hari bahagia itu yang disebut Lebaran. Saat itu orang ramai melakukan silahtuhrahim dan saling memaafkan satu dengan yang lain. Termasuk kerabat-kerabat jauh datang berkumpul. Orang-orang yang bekerja di kota-kota pulang untuk merayakan lebaran di kampung bersama kedua orang tuanya. Maka setiap hari Raya selalu terjadi pemandangan khas, yaitu orang berduyun-duyun dan berjubel-jubel naik kendaraan mudik ke kampung halaman. Silahturahim dan saling memaafkan itu menurut ajaran Islam bisa berlangsung kapan saja. Tidak mesti pada Hari Raya. Tetapi itu juga tidak dilarang. Justru itu momentum bagus. Mungkin, pada hari biasa kita sibuk dengan urusan masing-masing, sehingga tidak sempat lagi menjalin hubungan dengan tetangga dan saudara yang lain. Padahal silahturahim itu dianjurkan Islam, sebagaimana dinyatakan hadis, "Siapa yang ingin rezekinya dibanyakkan dan umurnya dipanjangkan, hendaklah ia menghubungkan tali silaturahmi!" (HR. Bukhari)




14. Qaulan tsaqiilaa
Pada malam Ramadhan ditekankan (disunnahkan) untuk melakukan shalat malam dan tadarus al-Qur'an. Waktu paling baik menunaikan shalat malam sesungguhnya seperdua atau sepertiga malam terakhir (QS Al Muzzammil: 3). Tetapi demi kesemarakan syiar Islam pada Ramadhan ulama membolehkan melakukan terawih pada awal malam setelah shalat isya' dengan berjamaah di masjid. Shalat ini populer disebut shalat tarawih. Shalat malam itu merupakan peneguhan jiwa, setelah siangnya sang jiwa dibersihkan dari nafsu-nafsu kotor lainnya. Ditekankan pula usai shalat malam untuk membaca Kitab Suci al-Qur'an secara tartil (memahami maknanya). Dengan membaca Kitab Suci itu seseorang bakal mendapat wawasan-wawasan yang luas dan mendalam, karena al-Qur'an memang sumber pengetahuan dan ilham.

Dengan keteguhan jiwa dan wawasan yang luas itulah Allah kemudian mengaruniai qaulan tsaqiilaa (perkataan yang berat). Perkataan-perkataan yang berbobot dan berwibawa. Ucapan-ucapannya selalu berisi kebenaran. Maka orang-orang yang suka melakukan shalat malam wajahnya bakal memancarkan kewibawaan.

15. Hartanya tersucikan
Setiap Muslim yang mampu pada setiap Ramadhan diwajibkan mengeluarkan zakat. Ada dua zakat, yaitu fitrah dan maal. Zakat fitrah besarnya 2,5 kilogram per orang berupa bahan-bahan makanan pokok. Sedangkan zakat maal besarnya 2,5 persen dari seluruh kekayaannya bila sudah mencapai batas nisab dan waktunya. Zakat disamping dimaksudkan untuk menolong fakir miskin, juga guna mensucikan hartanya. Harta yang telah disucikan bakal mendatangkan barakah dan menghindarkan pemiliknya dari siksa api neraka. Harta yang barakah akan mendatangkan ketenangan, kedamaian dan kesejahteraan. Sebaliknya, harta yang tidak barakah akan mengundang kekhawatiran dan ketidaksejahteraan.

ADAB PENUNTUT ILMU

Menuntut ilmu adalah satu keharusan bagi kita kaum muslimin. Banyak sekali dalil yang menunjukkan keutamaan ilmu, para penuntut ilmu dan yang mengajarkannya.
Adab-adab dalam menuntut ilmu yang harus kita ketahui agar ilmu yang kita tuntut berfaidah bagi kita dan orang yang ada di sekitar kita sangatlah banyak. Adab-adab tersebut di antaranya adalah:

1. Ikhlas karena Allah I .

Hendaknya niat kita dalam menuntut ilmu adalah kerena Allah I dan untuk negeri akhirat. Apabila seseorang menuntut ilmu hanya untuk mendapatkan gelar agar bisa mendapatkan kedudukan yang tinggi atau ingin menjadi orang yang terpandang atau niat yang sejenisnya, maka Rasulullah e telah memberi peringatan tentang hal ini dalam sabdanya e :

"Barangsiapa yang menuntut ilmu yang pelajari hanya karena Allah I sedang ia tidak menuntutnya kecuali untuk mendapatkan mata-benda dunia, ia tidak akan mendapatkan bau sorga pada hari kiamat".( HR: Ahmad, Abu,Daud dan Ibnu Majah

Tetapi kalau ada orang yang mengatakan bahwa saya ingin mendapatkan syahadah (MA atau Doktor, misalnya ) bukan karena ingin mendapatkan dunia, tetapi karena sudah menjadi peraturan yang tidak tertulis kalau seseorang yang memiliki pendidikan yang lebih tinggi, segala ucapannya menjadi lebih didengarkan orang dalam menyampaikan ilmu atau dalam mengajar. Niat ini - insya Allah - termasuk niat yang benar.

2.Untuk menghilangkan kebodohan dari dirinya dan orang lain.

Semua manusia pada mulanya adalah bodoh. Kita berniat untuk meng-hilangkan kebodohan dari diri kita, setelah kita menjadi orang yang memiliki ilmu kita harus mengajarkannya kepada orang lain untuk menghilang kebodohan dari diri mereka, dan tentu saja mengajarkan kepada orang lain itu dengan berbagai cara agar orang lain dapat mengambil faidah dari ilmu kita.

Apakah disyaratkan untuk memberi mamfaat pada orang lain itu kita duduk dimasjid dan mengadakan satu pengajian ataukah kita memberi mamfa'at pada orang lain dengan ilmu itu pada setiap saat? Jawaban yang benar adalah yang kedua; karena Rasulullah e bersabda :

"Sampaikanlah dariku walupun cuma satu ayat (HR: Bukhari)
Imam Ahmad berkata: Ilmu itu tidak ada bandingannya apabila niatnya benar. Para muridnya bertanya: Bagaimanakah yang demikian itu? Beliau menjawab: ia berniat menghilangkan kebodohan dari dirinya dan dari orang lain.

3. Berniat dalam menuntut ilmu untuk membela syari'at.

Sudah menjadi keharusan bagi para penuntut ilmu berniat dalam menuntut ilmu untuk membela syari'at. Karena kedudukan syari'at sama dengan pedang kalau tidak ada seseorang yang menggunakannya ia tidak berarti apa-apa. Penuntut ilmu harus membela agamanya dari hal-hal yang menyimpang dari agama (bid'ah), sebagaimana tuntunan yang diajarkan Rasulullah e. Hal ini tidak ada yang bisa melakukannya kecuali orang yang memiliki ilmu yang benar, sesuai petunjuk Al-Qor'an dan As-Sunnah.

4. Lapang dada dalam menerima perbedaan pendapat.

Apabila ada perbedaan pendapat, hendaknya penuntut ilmu menerima perbedaan itu dengan lapang dada selama perbedaan itu pada persoalaan ijtihad, bukan persoalaan aqidah, karena persoalaan aqidah adalah masalah yang tidak ada perbedaan pendapat di kalangan salaf. Berbeda dalam masalah ijtihad, perbedaan pendapat telah ada sejak zaman shahabat, bahkan pada masa Rasulullah e masih hidup. Karena itu jangan sampai kita menghina atau menjelekkan orang lain yang kebetulan berbeda pandapat dengan kita.

5. Mengamalkan ilmu yang telah didapatkan.

Termasuk adab yang tepenting bagi para penuntut ilmu adalah mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, karena amal adalah buah dari ilmu, baik itu aqidah, ibadah, akhlak maupun muamalah. Karena orang yang telah memiliki ilmu adalah seperti orang memiliki senjata. Ilmu atau senjata (pedang) tidak akan ada gunanya kecuali diamalkan (digunakan).

6. Menghormati para ulama dan memuliakan mereka.

Penuntut ilmu harus selalu lapang dada dalam menerima perbedaan pendapat yang terjadi di kalangan ulama. Jangan sampai ia mengumpat atau mencela ulama yang kebetulan keliru di dalam memutuskan suatu masalah. Mengumpat orang biasa saja sudah termasuk dosa besar apalagi kalau orang itu adalah seorang ulama.

7. Mencari kebenaran dan sabar

Termasuk adab yang paling penting bagi kita sebagai seorang penuntut ilmu adalah mencari kebenaran dari ilmu yang telah didapatkan. Mencari kebenaran dari berita berita yang sampai kepada kita yang menjadi sumber hukum. Ketika sampai kepada kita sebuah hadits misalnya, kita harus meneliti lebih dahulu tentang keshahihan hadits tersebut. Kalau sudah kita temukan bukti bahwa hadits itu adalah shahih, kita berusaha lagi mencari makna (pengertian ) dari hadits tersebut. Dalam mencari kebenaran ini kita harus sabar, jangan tergesa-gasa, jangan cepat merasa bosan atau keluh kesah. Jangan sampai kita mempelajari satu pelajaran setengah-setengah, belajar satu kitab sebentar lalu ganti lagi dengan kitab yang lain. Kalau seperti itu kita tidak akan mendapatkan apa dari yang kita tuntut.

Di samping itu, mencari kebenaran dalam ilmu sangat penting karena sesungguhnya pembawa berita terkadang punya maksud yang tidak benar, atau barangkali dia tidak bermaksud jahat namun dia keliru dalam memahami sebuah dalil.Wallahu 'Alam.

Dikutip dari " Kitabul ilmi" Syaikh Muhammad bin Shalih Al'Utsaimin
.(Abu Luthfi)
semoga Indonesia mampu membuat MRT seperti yang telah dibuat Singapore,Malaysia,dan Japan.semoga proyeknya cepat jadi.karena masyarakat Indonesia menanti akan adanya MRT.dan semoga Ibu kota Jakarta tidak tambah macet lagi.dengan adanya pembangunan MRT ini.maju terus Indonesia.kita yakin kamu bisa.

MEMBANGUN KELUARGA ISLAMI

4:21) yang kata ini digunakan juga untuk menyebut perjanjian antara para Nabi dengan Allah Swt dalam mengemban perjuangan da’wah (QS 33:7). Oleh karena itu pernikahan dan walimatul arusy harus dilaksanakan yang sesuai dengan ajaran Islam. Karena itu pernikahan jangan sampai dinodai dengan hal-hal yang bernilai maksiat. Sesudah pernikahan berlangsung, kehidupan berumah tanggapun harus dijalani dengan sebaik-baiknya meskipun tantangan dan godaan menjalani kehidupan rumah tangga yang Islami sangat banyak.

Untuk menjalani kehidupan rumah tangga yang islami, ada beberapa hal yang harus mendapat perhatian suami dan isteri.

1. Memperkokoh Rasa Cinta.

Cinta merupakan perekat dalam kekokohan kehidupan rumah tangga, bila rasa cinta suami kepada isteri atau sebaliknya telah hilang dari hatinya, maka kehancuran rumah tangga sangat sulit dihindari. Oleh karena itu suasana cinta mencintai harus saling ditumbuh-suburkan atau diperkokoh, tidak hanya pada masa-masa awal kehidupan rumah tangga, tapi juga pada masa-masa selanjutnya hingga suami isteri mencapai masa tua dan menemui kematian.

Rasulullah Saw sebagai seorang suami berhasil membagi dan menumbuh-suburkan rasa cinta kepada semua isterinya sehingga isteri yang satu mengatakan dialah yang paling dicintai oleh Rasul, begitu juga dengan isteri yang lainnya. 

Berumah tangga itu diumpamakan seperti orang yang sedang berlayar, ketika pelayaran baru dimulai, kondisi di kapal masih tenang karena disamping penumpangnya betul-betul ingin menikmati pelayaran itu, juga karena belum ada kesulitan, belum ada ombak dan angin kencang yang menerpa, tapi ketika kapal itu telah mencapai lautan yang jauh, barulah terasa ombak besar dan angin yang sangat kencang menerpa, dalam kondisi seperti itu saling mengokohkan rasa cinta antara suami dengan isteri menjadi sesuatu yang sangat penting dalam menghadapi dan mengatasi terpaan badai kehidupan rumah tangga. Pernikahan dilangsungkan dengan maksud agar lelaki dan wanita yang mengikat hubungan suami isteri dapat memperoleh ketenangan dan rasa cinta. Allah berfirman yang artinya: Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menjadikan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir (QS 30:21). 

2. Saling Hormat Menghormati.

Saling cinta mencintai itu harus diperkokoh dengan saling hormat menghormati, suami hormat kepada isteri dengan memberikan penghargaan yang wajar terhadap hal-hal baik yang dilakukan isterinya, begitu juga dengan isteri terhadap suaminya dengan menerima apa-apa yang diberikan suami meskipun jumlahnya tidak banyak. 

Awal-awal kehidupan rumah tangga selalu dengan masa romantis yang segalanya indah, bahkan adanya kelemahan dan kekurangan tidak terlalu dipersoalkan, romantisme memang membuat penilaian suami terhadap isteri dan isteri terhadap suaminya menjadi sangat subyektif. Tapi ketika rumah tangga berlangsung semakin lama mulailah muncul penilaian yang obyektif dalam arti suami menilai isteri atau isteri menilai suami apa adanya. Dulu ketika masa romantis, kekurangan masing-masing sebenarnya sudah terlihat tapi tidak terlalu dipersoalkan, tapi sekarang kekurangan yang tidak prinsip saja dipersoalkan, dalam kondisi seperti itulah diperlukan konsolidasi hubungan antara suami dan isteri hingga masing-masing menyadari bahwa memang kekurangan itu ada tapi dia juga harus menyadari akan adanya kelebihan.

Dalam kehidupan rumah tangga Rasulullah Saw, beliau telah mencontohkan kepada kita betapa beliau berlaku baik kepada keluarganya, dalam satu hadits beliau bersabda: Orang yang paling baik diantara kamu adalah yang paling baik dengan keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku (HR. Thabrani).

3. Saling Menutupi Kekurangan.

Suami dan isteri tentu saja memiliki banyak kekurangan, tidak hanya kekurangan dari segi fisik, tapi juga dari sifat-sifat. Oleh karena itu suami isteri yang baik tentu saja menutupi kekurangan-kekurangan itu yang berarti tidak suka diceriterakan kepada orang lain, termasuk kepada orang tuanya sendiri.

Meskipun demikian dengan maksud untuk konsultasi dan perbaikan atas persoalan keluarga kepada orang yang sangat dipercaya, maka seseorang boleh saja mengungkapkan kekurangan sifat-sifat suami atau isteri.

4. Kerjasama Dalam Keluarga.

Dalam mengarungi kehidupan rumah tangga tentu saja banyak beban yang harus diatasi, misalnya beban ekonomi, dalam hal ini suami harus mencari nafkah dan isteri harus membelanjakannya dengan sebaik-baiknya dalam arti untuk membeli hal-hal yang baik dan tidak boros. Begitu juga dengan tanggung jawab terhadap pendidikan anak yang dalam kaitan ini diperlukan kerjasama yang baik antara suami dan isteri dalam menghasilkan anak-anak yang shaleh. Kerjasama yang baik dalam mendidik anak itu antara lain dalam bentuk sama-sama meningkatkan keshalehan dirinya sebagai orang tua karena mendidik anak itu harus dengan keteladanan yang baik, juga tidak ada kontradiksi antara sikap bapak dengan ibu dalam mendidik anak dan sebagainya. Keharusan kita bekerjasama dalam hal-hal yang baik difirmankan Allah yang artinya: Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran (QS 5:2).

5. Memfungsikan Rumah Tangga Secara Optimal.

Masa sesudah menikah juga harus dijalani dengan memfungsikan keluarga seoptimal mungkin sehingga rumah tangga itu tidak sekedar dijadikan seperti terminal dalam arti anggota keluarga menjadikan rumah sekedar untuk singgah sebagaimana terminal, tapi semestinya rumah tangga itu difungsikan sebagai tempat kembali guna menghilangkan rasa penat dan memperbaiki diri dari pengaruh yang tidak baik serta memperkokoh hubungan dengan sesama anggota keluarga.

Oleh karena itu keluarga harus dioptimalkan fungsinya seperti masjid dalam arti rumah difungsikan juga sebagai tempat untuk mengokohkan hubungan dengan Allah Swt dan sesama anggota keluarga sehingga bisa dihindari sikap individual antar sesama anggota keluarga.

Disamping itu rumah juga harus difungsikan seperti madrasah yang anggota keluarganya harus memperoleh ilmu dan pembinaan karakter sehingga suami dan isteri diharapkan berfungsi seperti guru bagi anak-anaknya yang memberikan ilmu dan keteladanan yang baik.

Yang juga penting dalam kehidupan sekarang dan masa mendatang adalah memfungsikan keluarga seperti benteng pertahanan yang memberikan kekuatan pertahanan aqidah dan kepribadian dalam menghadapi godaan-godaan kehidupan yang semakin banyak menjerumuskan manusia ke lembah kehidupan yang bernilai maksiat dalam pandangan Allah dan rasul-Nya.

Mewujudkan rumah tangga yang Islami merupakan sesuatu yang tidak mudah, banyak sekali kendala, baik internal maupun eksternal yang harus dihadapi. Namun harus diingat bahwa kendala yang besar dan banyak itu bukan berarti mewujudkan rumah tangga yang Islam tidak bisa, setiap kita harus yakin akan kemungkinan bisa membentuk rumah tangga yang Islami, kalau kita sudah yakin, maka kita dituntut membuktikan keyakinan itu dengan kesungguhan. Hal ini karena melaksanakan ajaran Islam memang sangat dituntut kesungguhan yang sangat.

Akhirnya untuk meraih kehidupan rumah tangga yang bahagia, ada baiknya kita telaah hadits Rasul saw berikut ini:

Empat perkara yang merupakan dari kebahagian seseorang, yaitu: mempunyai isteri yang shalehah, mempunyai anak yang berbakti, mempunyai teman yang shaleh dan mencari rizki di negerinya sendiri (HR. Dailami dari Ali ra)

BERTAKWA KEPADA ALLAH SWT.

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebebenar-benarnya, dan janganlah kalian mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. Dan berpeganglah kepada tali (agama) Allah, dan jangan-lah kalian bercerai berai". (Ali-Imran: 102-103)

Di tengah-tengah maraknya kebangkitan Islam diberagai belahan dunia, gerakan dan semangat keilmuan merebak di mana-mana. Dalam hal ini, kalangan generasi muda tak ketinggalan ikut mengambil peranan. Semuanya adalah pertanda baik, tapi terkadang sebagian mereka terjerumus ke dalam dua bahaya besar :

Pertama, sebagian mereka dengan mudahnya berfatwa, sementara bahan dan piranti yang mereka miliki sedikit sekali. Ibnul Qayim berkomentar: "Tidak lah seorang mufti atau hakim disebut berkapasitas untuk mengeluarkan fatwa atau untuk menentukan hukum secara benar kecuali ia harus memahami dan mengerti dua hal: 

Memahami kondisi sosiologis masyarakat setempat, berbagai hal pendukung terjadinya kondisi tersebut serta berbagai persoalan penting yang berkaitan dengan mereka. 

Memahami hukum yang sesuai dengan kondisi tersebut. Dengan kata lain, menerapkan hukum Allah yang ditetapkanNya untuk jenis masyarakat tersebut sebagaimana yang ada dalam Al-Qur'an atau dalam hadis Nabi." 

Bila ia benar-benar mengeluarkan segenap kemampuannya pada dua hal tersebut dalam arti yang sebenarnya maka ia tergolong mujtahid. Dengan demikian, minimal ia akan mendapat-kan satu dari dua macam pahala yang dijanjikan baginya.

Kedua, sebagian mereka jika sampai pada kesimpulan hukum (ijtihad) masalah tertentu, ia menganggap bahwa kesimpulan yang dimilikinya itu merupakan kebenaraan akhir dan mutlak, sedang yang lain salah semua. Pada tahap berikutnya, hal itu akan mendorong egonya untuk memaksa-kan pendapat kepada orang lain. Orang yang mendukung pendapatnya dianggap sebagi sahabat karib, sedangkan yang berbeda pendapat dengannya dianggap musuh bodoh, dan ahli taklid. 

Di atas itulah fenomena yang pada galibnya terjadi dalam menyikapi persoalan ijtihad. Makalah singkat ini berupaya mengetengahkan manhaj Ahlus Sunnah dan para salafus Shalih dalam soal ijtihad. Sebelum sampai pada isi pokok pembahasan, perlu kiranya kita menggaris bawahi dua hal penting: 

Sesungguhnya perbedaan pendapat di kalangan para ulama dulu tidaklah atas dasar hawa nafsu tetapi semua itu berdasarkan dalil dan ijtihad. 

Bahwa para ulama adalah orang-orang yang paling dekat dan paling takwa kepada Allah. 

Pengaruh takwa ini tampak jelas dalam kehati-hatian mereka dalam berfatwa. Sofyan berkata: "Aku hidup di masa fuqaha. Mereka enggan ber-fatwa kecuali pada situasi yang sangat dibutuhkan". 

Perpecahan dan Perbedaan Adalah Tercela. Meskipun ijtihad -yang biasanya lebih berpeluang melahirkan perbeda an pendapat yang berdasarkan atas dalil diperbolehkan, tetapi pada hakekatnya Islam sangat menganjurkan persatuan dan mencela perpecahan.